//
you're reading...
Kesehatan

Inilah Fakta Mengerikan Dalam Makanan

Apel yang mengilap, permen warna-warni atau selai kacang yang gurih lembut. Semuanya lezat. Namun, makanan lezat itu belum tentu bebas bahan kimia berbahaya. Inilah fakta beberapa kandungan zat pada makanan yang mengejutkan!

Mulai dari kandungan pengawet hingga bagian tubuh binatang dalam makanan. Inilah rahasia dari santapan kita sehari-hari yang akan membuat Anda tercengang seperti dilansir SheKnows.

1. Kulit buah yang mengilap

Buah-buahan seperti apel akan terlihat lebih segar dan menarik jika kulitnya mengilap. Padahal setelah dibersihkan, lapisan lilin alami dari kulit apel akan hilang. Lantas bahan apa yang digunakan sehingga apel tetap mengilap meski sudah disimpan lama di supermarket? Ternyata, feses kumbang betinalah yang berperan. Zat yang disebut shellac ini berasal dari kumbang lac, biasa digunakan untuk memberi lapisan mengilap, baik untuk makanan, obat-obatan, maupun pernis furnitur.

2. Pewarna makananPernahkah Anda bertanya-tanya, dari mana pewarna makanan berasal? Beberapa dari tumbuhan yang dapat dimakan, seperti kunyit atau bit. Namun, ada pula yang berasal dari serangga kecil bernama cochineal. Binatang ini berwarna putih dan hidup berkelompok di pohon kaktus. Ekstrak tubuh cochineal yang dikeringkan menghasilkan warna merah, jingga, merah muda, atau ungu. Selain untuk mewarnai makanan, zat yang disebut carmine ini juga digunakan untuk memberi warna pada tekstil atau kosmetik.

3. Selai kacang dan tepung terigu

Fakta ini mungkin membuat Anda jijik. Tanpa kita sadari, dalam makanan yang sering kita konsumsi bisa jadi terdapat bulu tikus dan bagian tubuh serangga, misalnya kaki kecoa. Ternyata, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat memperbolehkan hal ini! Dalam keterangan tertulis, lembaga ini mengatakan bahwa bagian tubuh hewan tersebut adalah kontaminan alami yang tidak berbahaya bagi kesehatan dan sulit dihindari dalam proses penanaman sampai pemrosesan makanan. Selain kacang dan tepung terigu, makanan yang rentan dicemari adalah popcorn, ikan, cokelat, makaroni dan mie, serta jus jeruk kalengan.

4. Pengawet makanan

Kita sudah tahu bahwa pengawet tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan kanker, namun mungkin pengetahuan kita hanya sebatas itu. Faktanya, zat seperti butylated hydroxytoluene (BHT) tidak hanya digunakan untuk memperpanjang umur makanan, tapi juga untuk bahan bakar pesawat terbang, pelapis logam, serta pewarna tekstil.

(Sumber: Detik.com)

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: